BK. SOPPENG – Sebanyak 35 kepala SMP se-Kabupaten Soppeng mengikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial (PMKKA) yang diselenggarakan oleh Forum Kelompok Kerja (FKK) Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Soppeng bekerja sama dengan BBGTK Sulawesi Selatan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kegiatan ini berlangsung di SMP Negeri 1 Watansoppeng, Sabtu (1/8/2026).
Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Drs. H. Nur Alim, M.Pd., yang menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas kepala sekolah dalam menghadapi percepatan transformasi pendidikan di era digital.
Dalam sambutannya, Dr. H. Nur Alim menyampaikan bahwa perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, kepala sekolah dituntut menjadi pemimpin pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan mampu mengarahkan seluruh warga sekolah untuk menciptakan budaya belajar yang relevan dengan tuntutan zaman.
«"Kepala sekolah bukan hanya administrator, tetapi juga pemimpin perubahan. Melalui pelatihan PMKKA ini, saya berharap seluruh kepala sekolah mampu mengimplementasikan pembelajaran mendalam, mengembangkan literasi koding, serta memanfaatkan kecerdasan artifisial secara bijaksana demi meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Soppeng," ujar Dr. H. Nur Alim.»
Pelatihan PMKKA dirancang untuk memperkuat kompetensi kepala sekolah dalam memahami konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang menekankan penguasaan konsep secara utuh, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta pemecahan masalah. Selain itu, peserta juga memperoleh penguatan mengenai literasi koding sebagai keterampilan abad ke-21 dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai teknologi pendukung pembelajaran maupun tata kelola sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai sesi pemaparan materi, diskusi kelompok, praktik penggunaan teknologi, serta berbagi praktik baik yang telah diterapkan di sekolah masing-masing. Suasana pelatihan berlangsung aktif, dinamis, dan interaktif sehingga menjadi ruang kolaborasi bagi para kepala sekolah dalam merancang inovasi pendidikan berbasis teknologi.
Para peserta memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pelatihan ini karena dinilai mampu memperluas wawasan mengenai kepemimpinan pendidikan yang responsif terhadap perkembangan teknologi. Mereka berharap ilmu yang diperoleh dapat segera diimplementasikan di sekolah masing-masing guna meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas layanan pendidikan.
Menutup kegiatan pembukaan, Dr. H. Nur Alim mengajak seluruh kepala sekolah menjadikan pelatihan PMKKA sebagai momentum untuk memperkuat budaya belajar sepanjang hayat, meningkatkan kompetensi digital, serta membangun sekolah yang unggul, adaptif, inovatif, dan berdaya saing.
Melalui kolaborasi antara BBGTK Sulawesi Selatan Kemendikdasmen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, serta MKKS SMP Kabupaten Soppeng, pelatihan PMKKA diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi pendidikan di Kabupaten Soppeng. Dengan demikian, seluruh satuan pendidikan diharapkan mampu melahirkan lulusan yang berkarakter, kompeten, melek teknologi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar