Iklan

Negara hadir lewat Jembatan Garuda, Pangdam XIV HN tegaskan komitmen TNI jawab kesulitan Rakyat Barru.

2026-08-21, 13.52 WIB Last Updated 2026-08-21T05:52:57Z
masukkan script iklan disini


​BARRU — "Di balik sebuah jembatan, ada harapan, di balik sebuah jembatan, ada keselamatan dan di balik sebuah jembatan, ada masa depan anak-anak kita."

​Pernyataan penuh makna tersebut disampaikan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, saat melakukan peninjauan langsung Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Sungai Kaladi Bottoe, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Jumat (12/8/2026).

​Didampingi Ketua Persit KCK PD XIV/Hasanuddin, Ny. Renny Bangun Nawoko, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Barru termasuk Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari dan Dandim 1405/Parepare Letkol Inf Erwin, kunjungan kerja ini menjadi momen emosional sekaligus membahagiakan bagi warga setempat yang selama ini mendambakan akses infrastruktur yang aman.

​Dalam arahannya, Pangdam XIV/Hasanuddin menekankan bahwa program pembangunan jembatan perintis ini lahir dari kepedulian besar Presiden RI, Prabowo Subianto.

Menurut Mayjen TNI Bangun Nawoko, tidak boleh ada lagi rakyat Indonesia yang harus bertaruh nyawa demi menyeberang sungai untuk bersekolah, bertani, maupun beraktivitas ke pasar.

​"Hadirnya Jembatan Perintis bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi ini adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah-tengah rakyat," tegas Pangdam di hadapan ratusan warga Bottoe.

​Pangdam juga mengapresiasi kerja keras para prajurit TNI di lapangan—khususnya di wilayah Sulawesi Selatan yang sering kali bekerja tanpa pamrih di tempat-tempat sunyi demi membantu kesulitan rakyat.

Berdasarkan data, jajaran Kodam XIV/Hasanuddin telah membangun puluhan hingga ratusan infrastruktur pendukung, termasuk 133 Jembatan Perintis dan 255 titik sumur bersih, serta aktif mengawal program ketahanan pangan nasional.

​Sementara itu, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH., M.Si, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas perhatian khusus yang diberikan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin dan jajaran TNI. 

Ia menyebutkan bahwa dari ribuan jembatan perintis yang diprogramkan secara nasional, Kabupaten Barru menjadi salah satu daerah yang menerima manfaat luar biasa ini.

​"Pembangunan jembatan ini sudah lama diharapkan masyarakat Bottoe karena kondisi sebelumnya yang sudah membahayakan. Kini, anak-anak kita bisa pergi belajar dengan lebih tenang tanpa harus takut ancaman banjir," ungkap Bupati Barru penuh haru.

​Ia juga menegaskan komitmen penuh Pemerintah Daerah Kabupaten Barru untuk terus bersinergi dan mendukung setiap program TNI, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan, pelayanan, serta kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat.

​Menutup kegiatan peninjauan tersebut, Mayjen TNI Bangun Nawoko berpesan agar masyarakat Kabupaten Barru bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Garuda dengan sebaik-baiknya. 

Ia juga mengimbau warga agar segera melapor kepada aparat TNI terdekat (Babinsa atau Koramil) apabila menemukan potensi kerusakan sekecil apa pun, demi keselamatan bersama.

​Dengan diresmikan serta ditinjaunya jembatan ini, aliran Sungai Kaladi Bottoe kini tidak lagi menjadi pemisah, melainkan penghubung antara asa rakyat dan komitmen nyata pengabdian TNI untuk Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

+
?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");