Soppeng — Pemerintah Kabupaten Soppeng menyalurkan bantuan benih padi dan jagung tahun 2026 kepada 221 kelompok tani melalui program APBN Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Bantuan tersebut terdiri atas benih padi untuk 95 kelompok tani dan benih jagung bagi 126 kelompok tani yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Soppeng. Program ini diharapkan mampu mendukung peningkatan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dalam kegiatan sosialisasi dan penyerahan bantuan, Bupati Soppeng, Suwardi Haseng menegaskan agar penyaluran bantuan dilakukan sesuai daftar calon penerima dan calon lokasi (CPCL) yang telah ditetapkan pemerintah.
“Jangan ada lagi benih yang tidak terbagi merata sesuai CPCL. Bantuan pemerintah ini tidak untuk dipindahtangankan, apalagi diperjualbelikan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan bantuan dapat berdampak hukum sekaligus mencoreng nama baik daerah di hadapan pemerintah pusat.
Tahun ini, Pemkab Soppeng menerima bantuan benih padi sebanyak 142.900 kilogram untuk lahan seluas 5.716 hektare dengan varietas Inpari 32, Mekongga, dan Padjajaran. Sementara itu, bantuan benih jagung mencapai 106.200 kilogram untuk lahan seluas 7.080 hektare dengan varietas NK 306.
Menurut Bupati Soppeng, penggunaan benih unggul diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung kesejahteraan petani di Kabupaten Soppeng.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar