Iklan

Kabidhumas Pemda Barru, diduga gagal menjaga marwah kehumasan, sebarkan tautan yang menyudutkan wartawan.

2025-08-25, 12.11 WIB Last Updated 2025-08-25T04:35:38Z
masukkan script iklan disini


Barru – Tugas utama pejabat humas adalah menjembatani informasi, menjaga netralitas, dan menyejukkan komunikasi publik. Namun, sikap Kabid Humas Kabupaten Barru justru menuai sorotan tajam.

Kabid diketahui mengirimkan sebuah tautan ke salah seorang wartawan yang isinya menyudutkan wartawan, dengan tudingan telah memelintir pernyataan Kadis Pendidikan soal “Sekolah Rakyat” hingga dianggap menabrak kode etik pers.

Langkah ini dinilai keliru, gegabah, dan tidak mencerminkan kapasitas seorang pejabat humas. Pasalnya, Kabid sendiri tidak pernah mendengar langsung rekaman hasil wawancara wartawan dengan Kadis. Rekaman asli justru menunjukkan adanya perbedaan dengan narasi yang dipublikasikan media kontrak.

“Pejabat humas seharusnya berpegang pada data dan fakta, bukan ikut-ikutan menyebarkan tautan yang menghakimi wartawan. Kalau seperti ini, Kabid justru menodai marwah kehumasan itu sendiri,” tegas seorang wartawan senior Rahman halede owner media kembaroginews.com

Sikap Kabid tersebut dinilai tidak hanya memperkeruh suasana, tetapi juga bisa mencoreng citra Pemkab Barru. Alih-alih menjadi penengah, Kabid malah menempatkan dirinya sebagai pihak yang ikut menyerang jurnalis, padahal wartawan bekerja berdasarkan hasil wawancara yang terekam.

Sejumlah kalangan menilai, Kabid Humas gagal menjalankan fungsinya sebagai corong informasi pemerintah. Tindakan gegabahnya itu dianggap sebagai bentuk inkompetensi dan pelanggaran etika komunikasi publik.

“Kalau humas sudah berpihak dan menyudutkan, lalu siapa lagi yang bisa diharapkan menjaga keseimbangan komunikasi antara pemerintah dan media?” tambah sumber tersebut.

Kasus ini diharapkan menjadi peringatan bagi pejabat humas agar tidak sembarangan melabeli wartawan atau produk jurnalistik. Publik menunggu sikap tegas pimpinan daerah terhadap aparat yang dianggap tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini